Soppeng, GOVAL NEWS.id - Dugaan penyalahgunaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sejumlah desa di Kabupaten Soppeng kini menjadi sorotan tajam publik. Pengelolaan dana yang seharusnya digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa justru diduga sarat penyimpangan dan minim transparansi.
Ketua Lembaga Pemantau Korupsi dan Aparatur Negara (LSM-LPKM) Kabupaten Soppeng, Alfred Surya Putra Panduu atau yang akrab disapa Edy, menegaskan pihaknya tengah mengumpulkan berbagai data dan dokumen terkait dugaan penyalahgunaan anggaran BUMDes tersebut.
Menurut Edy, sejumlah laporan masyarakat mulai bermunculan terkait pengelolaan BUMDes yang dinilai tidak transparan, bahkan diduga terdapat penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan.
“BUMDes dibentuk untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa, bukan menjadi tempat dugaan permainan anggaran. Kami sudah mengantongi sejumlah informasi dan akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi,” tegas Edy, Rabu (20/05/2026).
Ia menyebut, pihaknya siap melaporkan dugaan tersebut ke Polda Sulawesi Selatan hingga Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan apabila ditemukan indikasi kuat adanya penyimpangan anggaran negara.
Sorotan ini semakin menguat lantaran BUMDes selama ini menerima dukungan anggaran yang cukup besar dari pemerintah, baik melalui dana desa maupun penyertaan modal lainnya. Namun di lapangan, beberapa BUMDes disebut tidak menunjukkan perkembangan usaha yang jelas, bahkan ada yang diduga vakum tanpa laporan pertanggungjawaban yang terbuka kepada masyarakat.
LSM-LPKM meminta aparat penegak hukum tidak tutup mata terhadap dugaan tersebut dan segera melakukan penelusuran menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran BUMDes di Kabupaten Soppeng.
“Jangan sampai dana desa yang seharusnya membantu masyarakat justru menjadi bancakan oknum tertentu. Transparansi dan audit menyeluruh sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai dugaan penyalahgunaan anggaran BUMDes tersebut. *** Tim ***

Komentar0