Soppeng, GOVAL NEWS.Id - Dinas Sosial Kabupaten Soppeng kembali menjadi sorotan terkait dugaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilai tidak tepat sasaran di sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng. Keluhan warga terus bermunculan, bahkan sebagian masyarakat mengaku hingga kini belum pernah tersentuh bantuan meski kondisi ekonomi mereka dinilai sangat layak menerima.
Salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa terhadap sistem pendataan penerima bantuan sosial yang dianggap tidak adil. Ia menyebut masih banyak keluarga kurang mampu yang justru terabaikan, sementara penerima bantuan diduga ada yang tergolong mampu secara ekonomi.26/05/2026
“Banyak yang layak justru tidak pernah dapat bantuan. Kami heran bagaimana pendataannya,” ungkap warga kepada media.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terhadap kinerja pendataan dan verifikasi penerima bantuan sosial di lapangan. Warga menilai pihak dinas tidak boleh hanya mengandalkan data administrasi semata tanpa turun langsung melihat kondisi masyarakat sebenarnya.
Masyarakat mendesak Dinas Sosial Kabupaten Soppeng agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data penerima PKH. Pendataan ulang dinilai penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima warga miskin dan masyarakat yang membutuhkan.
“Jangan cuma duduk di kantor. Harus turun langsung ke lapangan, cek rumah per rumah supaya tahu kondisi masyarakat sebenarnya,” tegas warga lainnya.
Sorotan terhadap penyaluran PKH di Soppeng sendiri bukan kali pertama mencuat. Sejumlah warga sebelumnya juga mengeluhkan dugaan penerima bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran.
Publik kini menunggu langkah konkret dari Dinas Sosial Kabupaten Soppeng untuk memperbaiki sistem pendataan dan memastikan bantuan sosial tidak salah sasaran. *** Erwin Goval

Komentar0